Comagz - Setelah sukses dengan debutnya pada 2015 lalu, Sam Smith mulai ‘gatal’ untuk menghibur para fans dengan kemunculan lagu terbaru. Setelah merilis album pertama bertajuk In The Lonely Hour pada tahun 2015, Sam kini hadirkan lagu yang membuat siapapun yang mendengarnya termehek-mehek. Album yang rilis pada 2 November 2017 ini, merupakan isi curahan hati sang penyanyi Im not the only one tersebut. Album ke-2 Sam siap membungkus setiap rasa patah hati pasangan yang sedang merasakan hal yang sama dengan isi setiap lagu dalam album bertajuk The Thrill Of It All.

Saat -saat terpuruk :
Di buka dengan single berjudul Too Good At Goodbye, menjadi sebuah langkah Sam dalam menciptakan kesan kesedihan dalam album tersebut. "Lagu ini adalah tentang aku dan tentang sebuah hubungan di mana aku berada," jelasnya seperti dikutip dari People. Sam mengaku bahwa lagu terbaru yang muncul terinspirasi dari kisah kehidupan pribadinya. “Aku berada di tempat yang sangat buruk," ujarnya dilansir dari RollingStone. Ide-ide tentang lagu bertema kesedihan itu muncul ketika Sam merilis album In The Lonely Hour pada 3 tahun silam.

Menceritakan kisah orang lain
Berisi 10 single yang melengkapi kekelaman perasaan Sam, ia juga memberi kesempatan orang-orang dalam hidupnya untuk dikisahkan dalam album ke-2 milik penyanyi berumur 25 tahun tersebut. “Album ini sebenarnya bukan seluruhnya tentang ku. Terdapat empat lagu mengenai aku, dan sisanya tentang hal yang berbeda dan orang yang berbeda dalam hidupku dan apa yang mereka lalui”.Wow Sam baik sekali yah!

Kesulitan Menulis Lagu :
Se-keren apapun Sam, rasa sulit dalam membuat lagu tetap dirasakan pria kelahiran London, 19 Mei 1992 tersebut lho. Padahal, Sam mengaku bahwa menulis lagu sedih adalah andalannya. “Aku dicampakkan, yang mana tidak terlalu bagus. Menulis musik tentang hal semacam itu biasanya seperti terapi untuk ku, tapi ketika terjebak dalam waktu ini, aku tidak bisa menulis selama sekitar dua bulan. Tim ku harus memaksa aku untuk masuk ke studio, karena aku hampir merasa tidak ingin melanjutkan lagi. Jadi, ada saat-saat di sana di tempat yang agak intens dan aku mulai kehilangan diriku sendiri” ujar Sam pada wawancara dengan Elthon John.

Raih chart Billboard 200 :
Meskipun bertemakan lagu tentang kisah cintanya yang kandas, tidak menyurutkan langkah Sam untuk mencetak prestasi. Dilansir dari Billboard, The Thrill Of It All pun sukses mencatatkan diri sebagai pemuncak chart album bergengsi Billboard 200 di minggu ke-2 November. Menurut data yang didapat dari Nielsen Music, The Thrill Of It All sudah berhasil terjual sebanyak 237.000 unit per tanggal 9 November kemarin. Sam mengatakan ini adalah pencapain terbaiknya setelah album pertama In The Lonely Hour yang terjual sebanyak 166.000 di minggu pertama perilisan. Ini adalah pertama kalinya bagi Sam meraih posisi puncak di Billboard 200. Good job Sam ! JEW092

The 5 Facts about Sam Smith :
1. Sam Smith pernah raih 4 Grammy Awards 2015, lho!
2. Sam Smith mengidolakan Whitney Houston sebagai penyanyi wanita yang menginspirasinya
3. Sebelum menjadi seorang Superstar Sam Smith pernah bekerja sebagai pembersih toilet
4. Album In The Lonely Hour terinspirasi dari ‘someone special’
5. Diam-diam Sam Smith alami gangguan OCD