Mempunyai nyawa dan harapan sebagai manusia.
Mempunyai seribu cara untuk melakukan segala sesuatu dengan caramu sendiri.
Tak di biarkan berfikir jauh dari bayang nyata.
Tak di maafkan bila tak sama.

Sempat memejamkan mata dan hati agar tidak melebihi batas kemampuan, sama sepertimu dan mereka.
Agar aku di sebut sama, memperkenalkan diri.

" Hai ! kenalkan, aku wanita yang sedang membatasi mimpi agar sama seperti kalian".

Menyambut perih, melepas kebebasan
Melihat ke arahmu, tersenyum bangga karena berhasil menaklukkan 1 dari berjuta - juta insan.

Biarkan kami berkarya sebebas burung bertebangan di udara, seluas laut lepas yang tak pernah ada ujung nya dan seindah bunga - bunga di Taman Eden kala itu.
Lepaskan kami dalam jalanmu, berikan kami pundakmu untuk bersandar dalam lamunan sore.

Kalian di tugaskan untuk menjadi pendamping kami hingga kami melempar jerih payah kami. Bukan untuk membatasi kemauan dan keinginan kami dan juga bukan untuk membahas kami sebagai topik utamamu untuk hari ini.

Sudahlah, lepaskan kegelisahanmu itu dan segera mencari pekerjaan lain karena umurmu tidak dapat di sebut sebagai "DOSEN".

Tingkahmu sama sepertiku, hanya saja kamu lebih memahami.